Langsung ke konten utama

11 Cara Belajar Efektif ala Maudy Ayunda saat Kuliah di Oxford University

1.Memahami konsep
    Ingat belajar itu bukan menghafal  tetapi memahami konsep dari inti  materinya.

2.Fokus pada materi yang belum      dipahami agar tidak menghabiskan banyak waktu.

3.Menulis pelajaran dengan bahasa kita sendiri.

4.Baca kembali catatan yang telah
dibuat untuk menguatkan ingatan di otak.

5.Membaca dengan metode skimming dan scanning.Scanning digunakan ketika ingin mencari tahu inti dari keseluruhan bacaan, 
sedangkan untuk metode skimming
bisa digunakan ketika kalian ingin
mencari tahu sesuatu secara spesifik
dari sebuah bacaan.

6.Ingat belajar bukan untuk ujian doang. 

7.Coba koreksi ulangan atau ujian yang sudah dinilai. 

8.Adaptif dan fleksibel sama lingkungan kalian

9.Sering-sering main ke perpustakaan. 

10.Sering-sering ikut kuliah umum atau seminar. 

11.Jangan lupa terapkan studi lifeless ambis dan fokus belajar,  boleh tapi jangan lupa
luangkan waktu untuk bersenang-senang ya

See you next time sobat RuangRemaja🙋

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANAK HARAM

Itu sebutan bagi mereka yang terlahir berbeda. Tidak Dari sebuah keluarga kecil harmonis yang sah di depan negara bahkan Tuhan. Disematkan bagi mereka yang lahir di luar pernikahan. Bentuk penghinaan paling pahit yang harus diterima bayi mungil yang bahkan belum tahu apa-apa. Itu diriku. Mungkin juga kalian. Kita tumbuh tanpa tahu bahwa ternyata kita menjadi aib. Aib yang bahkan tidak bisa lagi disembunyikan. Mirisnya, anak sekecil itu mengerti apa? Kita hanya tersenyum bahkan ketika sekeliling berbisik-bisik, bertanya tentang latar belakang rumit kita. Latar belakang yang ternyata bisa sesulit itu untuk dijelaskan saat dewasa. Itu diriku. Mungkin juga kalian. Ada karena dua insan yang seharusnya tidak pernah bersama --kata Agama dan negara-- karena perbedaan keyakinan. Dipisahkan oleh dualisme, ego, dan ketakutan. Janji bersama bahkan tidak dapat bertanggung jawab. Itu diriku. Mungkin juga kalian. Syukur karena berada di rahim seorang malaikat. Malaikat berwujud manusia. D...

LAUT BERCERITA DALAM SUDUT PANDANGKU

Sejak tahun 2023 saya mulai mengetahui satu buku dengan judul "Laut Bercerita" dari media sosial. Awalnya saya cukup skeptis untuk membacanya karena punya asumsi ini hanya sebuah buku fiksi sejarah membosankan yang tidak menarik. Namun, tahun 2024, genre bacaan saya mulai berubah, dari yang tadinya fokus pada buku-buku pengembangan diri menjadi novel-novel fiksi, salah satunya fiksi sejarah. Saya membaca beberapa buku karya Tere Liye dan mulai mendapat persepsi baru. Sampai akhirnya, saya berpapasan lagi dengan buku karya Leila S, Chudori yang direview di tiktok. Saya jadi penasaran. Mulai timbul pertanyaan, memangnya sebagus itu yah? Kok ada yang sampai menangis membaca buku ini? Akhirnya, tahun 2025, saya berkesempatan untuk membaca Laut Bercerita. Seorang Senior membantu saya untuk mewujudkan wishlist buku ini, dan yah beberapa hari lalu buku itu sudah di tangan saya, dan hari ini saya baru menyelesaikan halaman terakhir dari novel ini. Awal membaca, jujur saya terkejut ka...